Kandang Ayam Baja Galvanis; Fungsi Setara Baja Berat

Kandang Ayam Baja Galvanis

Kandang Ayam Baja Galvanis; Fungsi Setara Baja Berat

Kandang Ayam Baja Galvanis –  Dunia peternakan saat ini menjadi salah satu usaha yang selalu membutuhkan orang-orang baru untuk membuat usaha ini menjadi merata. Ternak ayam salah satunya. Ayam hingga saat ini masih menjadi salah satu hewan ternak atau unggas yang masih banyak dibutuhkan. Baik sebagai bahan olahan dari dagingnya maupun dimanfaatkan telur bahkan hingga dikembang-biakkan kembali sebagai ayam peternak.

Baca Juga : Memulai Peternakan Ayam Broiler

Kebutuhan akan ayam setiap tahunnya semakin meningkat di Indonesia. Terutama jika mendekati hari-hari besar baik keagamaan maupun nasional. Bahkan, di hari-hari biasa pun angkanya tidak menurun. Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, dari tahun 2009 hingga 2018 angka produksi daging ayam terus meningkat.  Pada tahun 2018, terdapat 5 provinsi yang menjadi daerah terbanyak yang memproduksi daging  ayam, yaitu:

  1. Jawa Barat – 703.123 Ton
  2.  Banten – 296.911 Ton
  3. Jawa Timur – 277.654 Ton
  4. Jawa Tengah – 201.994 Ton
  5. Riau 55.684 Ton

Jika dilihat dari angka diatas, memang produksi daging ayam menjadi salah satu produksi yang masih cukup dibutuhkan oleh konsumen.

Angka produksi daging ayam yang tinggi membuat angka konsumsi juga naik. Akan tetapi, jumlah peternak setiap tahunnya cenderung memiliki tren yang menurun. Data yang ada menurut BPS juga mengamini seperti itu. Setiap tahunnya, selalu ada naik turun jumlah peternak yang ada di Indonesia. Pada tahun 2017 misalnya, jumlah total perusahaan yang bergerak sebagai peternak ayam pedaging hanya sekitar 184 saja. Itu artinya, jumlah peternak ayam tidak seimbang dengan jumlah permintaan produksi daging ayam yang diminta oleh konsumen.

Untuk menekan angka tersebut, peternakan ayam ini perlu mengalami ekspansi yang cukup signifikan angkanya. Dengan kata lain, peluang untuk menjadi pengusaha ternak ayam masih sangat terbuka lebar. Apalagi, saat ini jika dilihat dari jumlah produksi daging ayam masih banyak berpusat di pulau jawa. Masih bisa melakukan usaha ini diluar pulau Jawa.

Usaha peternakan ayam saat ini sudah banyak sekali kemudahan. Mulai dari mencari informasi tentang bagaimana pengembang-biakkan ayam yang baik, hingga memilih jenis kandang ayam yang sesuai dengan kebutuhan.

Perubahan-perubahan dalam usaha peternakan ayam juga memengaruhi iklim usaha tersebut. Misalnya, lebih cocok kandang ayam terbuka atau kandang ayam tertutup. Atau pertanyaan, lebih untung mana kandang ayam terbuka atau kandang ayam tertutup?

Perbedaan mendasar dalam pemilihan jenis kandang ayam itu bisa dilihat bagaimana permintaan produksi ayam itu sendiri. Kandang ayam terbuka atau yang dikenal kandang ayam konvensional memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih lambat jika dibandingkan dengan kandang ayam tertutup (Closed House).

Bahan material yang digunakan antara kedua jenis kandang ini pun berbeda. Kandang ayam konvensional menggunakai material kayu, bambu, bahkan besi. Berbeda dengan kandang ayam closed house yang menggunakan material rangka baja galvanis.

Kelebihan jika menggunakan baja galvanis/ baja ringan yang dilapisi galvanis ini yaitu:

  • Pemasangan baja ringan untuk kandang ayam akan memiliki umur yang lebih lama dibanding dengan material bambu ataupun kayu yang rentan dimakan rayap dan lapuk.
  • Sistem pemasangan baja ringan untuk kandang ternak bisa bersifat fleksibel alias bisa dengan sistem bongkar pasang sehingga sangat memudahkan Anda untuk berpindah tempat jika ada suatu alasan yang mengharuskannya.
  • Pemasangan baja ringan akan membuat tampilan kandang ternak Anda lebih modern dan bagus. Sebagai pelengkap, bisa dilengkapi dengan alat pembersih dan pengharum agar tetap terjaga kebersihan kandang.
  • Pemasangan baja ringan untuk kandang ternak juga salah satu aksi gogreen. Karena dengan begitu, dapat mengurangi pemakaian material bambu atau kayu.

Baca Juga :Memilih Kandang Closed House Untuk Peningkatan Omzet

Baja galvanis sendiri merupakan baja yang dilapisi oleh lapisan zinc yang memiliki keunggulan untuk melindungi dari karat. Baja galvanis banyak diaplikasikan kepada berbagai jenis konstruksi bangunan, salah satunya di aplikasikan pada bangunan kandang ayam tertutup. Kandang ayam baja galvanis ini muncul sebagai salah satu teknologi bagi kandang ayam dengan berbagai keunggulannya.

Keunggulan menggunakan kandang ayam baja galvanis ini adalah:

  1. Konstruksi baja ringan anti karat
  2. Nilai investasi tinggi
  3. Struktur pondasi lebih ringan
  4. Biaya operasional rendah
  5. Memiliki tinggan kerapin, akurasi, dan presisi yang tinggi
  6. Kuat dan tahan lama
  7. index performance akhir tinggi

Sumber: Google

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hubungi Kami